Senin, 10 September 2018

Makna 4 Motif Batik Etnik Indonesia yang Harus Kamu Ketahui

Mengenali kerajinan khas Indonesia memang selalu menarik, seperti saat kita menggali informasi tentang batik. Batik yang merupakan kain bercorak khas Jogja kini telah menjadi sangat terkenal dan banyak peminatnya, tidak hanya dalam negeri tetapi sudah menembus mancanegara lho! Sedikit informasi, bahwa batik Jogja dan batik Solo dulunya masih satu-kesatuan, namun sejak kerajaan Mataram terpecah motif batik turut terbagi pula. Meski sepintas antara batik Jogja dan batik Solo tampak sama, namun jika diamati secara seksama, terdapat perbedaan yaitu pada warna dasar batik. Batik Solo cenderung menggunakan warna dasar coklat sedangkan batik Jogja lebih sering menggunakan warna dasar putih. Jika digali lebih dalam, ternyata setiap motif pada batik memiliki makna yang terkandung. Jadi, tidak asal gambar atau jiplak motif saja ya…!


Untuk semakin mengenal beberapa motif batik yang sering dipakai oleh masyarakat Indonesia, yuk baca penjelasan di bawah ini. Kamu juga bisa melihat beberapa koleksi batik dengan harga terjangkau di promo batik etnik.

1.    Motif Parang
Motif Parang
 
Motif ini termasuk motif yang paling sering kita lihat. Menggunakan dasar warna putih yang dipadukan dengan warna motif coklat. Motif parang memiliki makna yang dalam yaitu melambangkan sebuah semangat dan perjuangan. Dari makna inilah, batik dengan motif parang sering dipilih untuk dibuat baju yang digunakan untuk ke kantor atau sekolah. Namun, jika harus menghadiri acara pernikahan atau pesta perkawinan, sebaiknya jangan memilih motif ini karena dirasa kurang tepat, baik secara makna maupun motif.

2.    Motif Truntum
Batik Motif Truntum
 
Nah, jika mencari batik yang cocok untuk dipakai saat acara pesta pernikahan, perkawinan atau tunangan, motif truntum adalah yang paling pas karena motif ini memiliki makna cinta dan kesetiaan. Warna dasar untuk motif truntum ini sering menggunakan warna gelap seperti hitam, sedangkan untuk bentuk motifnya menyerupai bunga-bunga kecil yang dipadukan dengan titik-titik. Banyak yang memilih motif ini untuk dipakai saat hari bahagia atau bisa juga untuk seragam acara pesta. Jika ingin membeli aneka batik mulai dari baju, dress hingga kemeja, bisa mengunjungi toko online Blibli dan dapatkan promo batik etnik yang harganya lebih murah dari biasanya.

3.    Motif Kawung
Batik Motif Kawung
 
Jika menilisik lebih jauh, untuk motif yang satu ini yaitu motif kawung akan terasa sangat dalam terutama jika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Motif kawung membawa pesan berupa keberhasilan dari segi lahir batin bisa dicapai dengan tidak melupakan asal muasal manusia serta bagaimana manusia itu sendiri menghargai kebudayaan yang sudah ada sejak nenek moyang. Wah, ternyata dari motif batik saja, kita sudah banyak belajar ya guys…!

4.    Motif Tambal
Batik Motif Tambal
 
Seperti nama motifnya, motif tambal memiliki makna bagaimana memperbaiki suatu kerusakan dengan cara yang baik tanpa harus membuat kerusakan lain. Pada jaman dulu, kain batik dengan motif tambal ini sering digunakan saat sedang sakit, bahkan hingga kini sebagian masyarakat Jawa masih ada yang menggunakannya, mereka menggunakannya untuk menyelimuti tubuh si anak atau bayi yang sedang sakit. Entah apakah cara ini ampuh untuk mengobati penyakit atau tidak, namun begitulah menurut kepercayaan adat istiadat mereka.

Melihat banyaknya corak batik, membuat kita sadar akan kekayaan adat dan budaya Indonesia. Sudah sepatutnya kita bangga akan hal ini. Yuk dukung produk dalam negeri dengan menggunakan batik asli Indonesia!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar